Obrolan orang pinggiran.

Pagi ini tanggal 1 April 2017 Weekend pertama dibulan April, seperti pada umumnya waktu-waktu Weekend yang sudah-sudah kulalui dengan aktivitasnya, maka Weekend kali ini Tidak ada yang istimewa atau spesial, yang beda adalah Weekend kali ini obrolan-obrolan ringan dengan orang-orang pinggiran telah memberikan inspirasi dan hikmah untuk menjadi nasehat diriku dan menyegarkan pengetahuan dan pengalaman perjalanan kehidupan ini. Pagi ini aku bertemu dengan seorang pedagang berger didepan sebuah sekolah dasar, berlangsunglah sebuah dialog ringan, hai bang aku pesan dua berger, kemudian abang tukang berger membuatkan pesananku sambil menunggu aku ajak ngobrol tukang berger tersebut, gimana kabar bang kabar? Kalau saya melintas disini kok kadang abang ada, kadang tidak ada, abang berger menjawab, iya pak memang saya mangkal ditempat ini tidak lama kecuali jika banyak pembeli saya akan lebih lama ditempat ini, memang kenapa tidak lama mangkal ditempat ini? Kesal pak nunggu pembeli kata tukang berger, kemudian aku lanjutkan, tidak boleh kesal bang? ada pembeli ataupun tidak ada pembeli kalau suasana hati abang kesal maka hasilnya akan kesal juga untuk itu sebaiknya jika abang menunggu pembeli, isilah dengan kegiatan ngobrol sesama pedagang disini, karena menunggu adalah pekerjaan yang tidak menyenangkan, ngobrolah yang ringan, lucu dan menyenangkan maka akan menciptakan suasana hati yang berbeda sambil menunggu datangnya pembeli, bersambung…

Iklan

3 tanggapan untuk “Obrolan orang pinggiran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s